Seaway Bill

Bill of Lading adalah dokumen yang dikeluarkan oleh perusahaan pelayaran/pengangkut kepada pengirim barang yang menyatakan bahwa pengangkut telah menerima barang yang akan dikirim dan telah dimuat diatas kapal dengan tujuan untuk dikirimkan ke suatu tempat tertentu disertai dengan perjanjian-perjanjian. (A bill of lading is a document which is issued by the transportation carrier to the shipper acknowledging that they have received the shipment of goods and that they have been placed on board a particular vessel which is bound for a particular destination and states the terms in which these goods received are to be carried).

Bill of Lading terdiri dari dua jenis yaitu negotiable B/L dan non negotiable B/L.

Dalam hal B/L adalah negotiable maka kepemilikan atas barang yang dikirimkan dapat dipindahtangankan, sehingga untuk membuktikan kepemilikan suatu barang harus dapat menunjukkan asli negotiable B/L.

Sedangkan dalam hal B/L adalah non negotiable, kepemilikan barang tidak dapat dipindahtangankan. Pengangkut/perusahaan pelayaran akan menyerahkan barang kepada pihak yang tercantum dalam B/L (consignee). Oleh karena itu dalam hal B/L adalah non negotiable tidak diperlukan adanya asli non negotiable. Sebagai bukti kepemilikan barang cukup menunjukkan identitas yang sesuai dengan yang tercantum dalam non negotiable B/L.

Diantara bentuk non negotiable B/L adalah :

-      Liner Waybill

-      Ocean Waybill

-      Sea Waybill

-      Telex Release B/L

Konsep non-negotiable yang kami jelaskan di atas berbeda dengan pengertian non-negotiable dalam lembar B/L. Seperti kita ketahui bersama biasanya lembar 1 – 3 B/L akan dicetak tulisan original, sedangkan lembar ke-4 dan seterusnya akan diberi label non negotiable.

Dalam pengertian ini original berarti bahwa lembar 1 – 3 ini merupakan dokumen berharga dan non negotiable berarti lembar tembusan.

 

Dokumen Pengangkutan (transport document) pada prinsipnya adalah merupakan:

-      dokumen yang dikeluarkan oleh pengangkut yang menyatakan bahwa pengangkut telah menerima barang tertentu yang akan dikirim dan telah dimuat di atas kapal untuk dikirimkan ke suatu tempat/tujuan tertentu,

-      dokumen pengangkutan tersebut bagi eksportir/pengirim merupakan bukti bahwa barang telah diekspor atau dikapalkan,

-      sedangkan bagi penerima/pembeli/importir merupakan bukti kepemilikan barang/untuk mengeluarkan/mengambil barang.

About these ads

5 Responses

  1. Mohon penjelasan transaksi perdagangan luar negeri LC dan Non LC. Terima kasih.

    • Bahasan mengenai penggunaan L/C dalam perdagangan internasional dapat Saudara dapatkan pada artikel dengan judul “Letter of Credit (L/C) tanggal 25 Mei 2009

  2. Selamat siang.
    Beda antara invoice dengan sales contract apa ya ?

    • Bahasan mengenai penggunaan L/C dalam perdagangan internasional dapat Saudara dapatkan pada artikel dengan judul “Invoice” tanggal 25 Mei 2009

  3. Selamat siang,

    Untuk seawaybill apakah bisa dipergunakan untuk cc pengeluaran barang untuk PIB

    mohon informasinya

    trims
    anton

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: